Makanan dan Sistem Pencernaan

MAKANAN   DAN   SISTEM PENCERNAAN   MAKANAN

Zat-zat makanan yang diperlukan oleh tubuh manusia mempunyai beberapa fungsi penting, diantaranya adalah:

Sebagai sumber/ penghasil energi

zat makanan dapat menyediakan energi untuk berbagai aktivitas tubuh. Zat makanan yang berperan yaitu karbohidrat dan lemak.

Sebagai pembangun tubuh

zat makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan dan penggantian sel-sel tubuh yang rusak. Zat makanan yang berperan yaitu protein dan beberapa mineral

Sebagai pelindung

  1. zat makanan yang berperan menjaga keseimbang-an (homeostatis) proses-proses biologis/ meta-bolisme dalam tubuh (mengatur kerja hormon, mengatur pertumbuhan tulang, mempengaruhi kerja jantung, dan mengatur penghantaran impuls pada sel-sel saraf).
  2. Zat makanan yang berperan yaitu protein, vitamin, mineral dan air

KARBOHIDRAT

011713_1548_MakanandanS1.jpg

Karbohidrat disusun oleh unsur-unsur C, H, dan O.  Unsur-unsur ini terbentuk oleh proses fotosintesis tumbuhan berdaun hijau. Golongan karbohidrat antara lain : gula, tepung, dan selulosa. Sedangkan menurut ukuran molekulnya, karbohidratdibedakan menjadi beberapa golongan sebagai berikut :

  • Monosakarida

Monosakarida adalah jenis karbohidrat yang paling sederhana menurut susunan unsurnya karena hanya terdiri dari beberapa atom C. Monosakarida meliputi glukosa, fruktosa, dan galaktosa.

  • Disakarida

Disakarida adalah jenis karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida dan berikatan melalui gugus –OH dengan cara melepaskan molokul air. Disakarida meliputi sukrosa, maltosa, dan laktosa.

  • Polisakarida

Polisakarida adalah karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida.Polisakarida meliputi amilum, selulosa, dan glikogen.011713_1607_MakanandanS2.jpg
Metabolisme Karbohidrat

  • Karbohidrat mengalami pencernaan secara mekanis dan kimiawi.
  • Hasil pencernaan tersebut berupa monosakarida seperti glukosa, fruktosa dan galaktosa
  • Monosakarida diserap oleh darah di jonjot usus halus, selanjutnya melalui vena porta hepatica dibawa ke hati
  • Fruktosa dan galaktosa diubah menjadi glukosa agar dapat diproses dalam respirasi sel

 Fungsi Karbohidrat Sebagai Sumber Energi

 

  • Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi tubuh.Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi seluruh penduduk dunia karena relatif terjangkau dan mudah didapatkan.Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kkalori.Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak.Kegemukan adalah salah satu akibat dari terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.
  • Fungsi Karbohidrat Sebagai Pemberi Rasa Manis Pada Makanan
    Fungsi karbohidrat berikutnya adalah memberi rasa manis pada makanan, khususnya monosakarida dan disakarida. Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama, dan Fruktosa adalah jenisgula yang paling manis.
  • Fungsi Karbohidrat Sebagai Penghemat Protein
    Bila kebutuhan karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein akan digunakan sebagai cadangan makanan untuk memenuhi kebutuhan energi dan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Hal ini berlaku sebaliknya, jika kebutuhan karbohidrat tercukupi, maka protein hanya akan menjalankan fungsi utamanya sebagai zat pembangun.
  • Fungsi Karbohidrat Sebagai Pengatur Metabolisme Lemak
    Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna.
  • Fungsi Karbohidrat Untuk Membantu Pengeluaran Feses

Karbohidrat dapat membantu proses pengeluaran feses dengan cara mengatur peristaltik usus, hal ini dapat didapat dari selulosa dalam serat makanan yang berfungsi mengatur peristaltik usus. Serat pada makanan dapat membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar, diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan dengan kolesterol tinggi. Laktosa yang terdapat pada susu dapat membantu penyerapan kalsium.  Keberadaannya yang tinggal lebih lama dalam saluran cerna memberikan keuntungan karena menyebabkan pertumbuhan bakteri baik.

LEMAK

011713_1607_MakanandanS3.jpg

Lemak adalah sumber energi yang tinggi. Satu gram lemak menghasilkan energi 9 kilokalori.Lemak tersusun oleh unsur karbon (C), hidrogen (H), Oksigen (O), dan kadang-kadang fosfor (P) serta nitrogen (N).Berdasarkan komposisi kimianya lemak dibedakan menjadi lemak sederhana, lemak campuran,dan derivat lemak.Berdasarkan ikatan kimianya, asam lemak dibedakan menjadi dua yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.Berdasarkan asalnya, lemak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu lemak nabati dan lemak hewani.

  1. Lemak nabati  adalah lemak dari tumbuhan yang dapat diperoleh dari kelapa, kemiri, zaitun, berbagai tanaman kacang, dan buah avokat.

011713_1607_MakanandanS4.jpg

2.Lemak hewani adalah lemak dari hewan yang dapat diperoleh dari keju, lemak daging, mentega, susu, ikan basah, minyak ikan, dan telur.

011713_1607_MakanandanS5.jpg                                                011713_1607_MakanandanS6.jpg

Adapun fungsi Fungsi lemak adalah sumber energi; pelindung tubuh dari pengaruh suhu rendah; pelarut vitamin A, D, E, dan K; pelindung alat-alat tubuh yang vital (antara lain jantung, lambung), yaitu sebagai bantalan lemak; bahan penyusun hormon dan vitamin.

Protein

Satu gram protein menghasilkan energi sebesar 4 kilokalori. Protein adalah suatu senyawa organik yang tersusun oleh unsur-unsur C, O, H, N dan kadang-kadang mengandung unsur S dan P.Komponen dasar dari senyawa protein adalah asam amino.

ü Asam amino dibedakan menjadi:

  1. Asam amino esensial
  2. Asam amino semi esensial
  3. Asam amino non esensial

ü Berdasarkan asalnya, protein dibedakan menjadi 2 yaitu protein hewani dan protein nabati.

1. Protein hewani adalah protein dari hewan yang dapat diperoleh dari berbagai macam daging, telur, ikan asin, cumi-cumi,            udang, susu, dan keju.                                                                                                                                                    011713_1607_MakanandanS8.jpg

2.Protein nabati adalah protein dari tumbuhan yang dapat diperoleh dari kacang tanah, kedelai, kecap, tempe, tahu, kacang ercis,        dan kacang merah.

011713_1607_MakanandanS9.jpgKandungan asam amino protein hewani lebih lengkap dibandingkan dengan potein nabati. Protein yang kita makan akan dicerna dan menjadi asam amino yang siap diserap di usus halus. Di dalam tubuh, asam amino tersebut akan diubah kembali menjadi protein sesuai dengan kebutuhan tubuh.Protein berfungsi sebagai penyusun sel-sel baru untuk pertumbuhan, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan mengatur semua proses di dalam tubuh. Kekurangan protein menyebabkan pertumbuhan terhambat dan mudah terkena

infeksi.Adapun Kelebihan protein tidak dapat disimpan di dalam tubuh.Kelebihan protein akan dikeluarkan dalam bentuk urin.

Mineral

Tubuh membutuhkan mineral dalam jumlah sedikit yaitu ± 4% dari kebutuhan kalori total. Mineral dapat diperoleh dari daging, sayuran, buah-buhan, susu dan keju. Mineral berfungsi sebagai zat penyusun tubuh, mempercepat reaksi dan menjaga kondisi fisiologi tubuh. Mineral tidak mengalami proses pencernaan, karena sifatnya mudah larut dalam air sehingga mineral mudah diserap oleh darah di kapiler jonjot-jonjot usus halus. Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, mineral dikelompokkan menjadi 2, yaitu makroelemen dan mikroelemen.Makroelemen adalah unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang banyak, misalnya natrium (Na), kalsium (Ca), kalium (K), fosfor (P), Magnesium (Mg), klor (Cl), belerang (S), flour (F), dan iodium (I). Mikroelemen adalah unsur yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit, misalnya mangaan (Mn), kromium (Cr), kobalt (Co), dan Molibdenum (Mo), seng (Zn) dan tembaga (Cu)

Vitamin

Vitamin adalah zat organik pelengkap makanan yang diperlukan tubuh. Fungsi vitamin yaitu untuk memperlancar metabolisme tubuh. Vitamin tidak menghasilkan energi.Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K). Vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan dalam tubuh, sedangkan vitamin yang larut dalam lemak dapat disimpan dalam tubuh.

Air tidak menghasilkan energi, tetapi kandungan air di dalam       tubuh manusia ±60-65% berat tubuh.  Air berfungsi untuk pelarut senyawa-senyawa, mengangkut zat dari sel ke sel atau dari jaringan ke jaringan, dan menjaga stabilitas suhu tubuh.Air yang diperlukan tubuh diperoleh langsung dari air minum dan secara tidak langsung diperoleh dari bahan makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.Jumlah air yang dibutuhkan oleh tubuh bergantung pada berat badan dan aktivitas tubuh. Orang dewasa setiap hari minimal minum 8 gelas air untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Pewarna Makanan

Pewarna sintetik yang pemakaiannya dilarang untuk makanan adalah:

  1. Rhodamin-B, ponceau-3R dan ponceau SX untuk pewarna merah
  2. Auramin dan metanil yellow untuk pewarna kuning

Zat pewarna tersebut untuk pewarna kertas dan tekstil.Pewarna buatan ada yang bersifat karsinogen, artinya dapat menimbulkan kanker.

Penyedap Makanan

Monosodium glutamat adalah penyedap makanan yang biasa digunakan dalam berbagai merek dagang.Orang yang peka terhadap     Monosodium glutamat akan menimbulkan sindrom rumah makan cina dengan tanda-tanda gemetar, berdebar, keluar keringat dingin setelah memakan makanan yang mengandung monosodium glutamate.Monosodium glutamat juga terdapat secara alami pada biji-bijian, ikan, daging sehingga bahan makanan terasa lezat.

Makanan Yang Seimbang

Menu makanan yang seimbang harus terdapat golongan makanan sumber tenaga, golongan pembangun sel jaringan, dan golongan pengatur kerja faal dalam tubuh.Makanan yang sehat dan seimbang tidak harus makanan yang mahal harganya, tetapi cukup dan lengkap gizinya.Makanan yang cukup artinya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.Terlalu banyak makanan akan menyebabkan obesitas atau kegemukan.Obesitas dapat mengakibatkan jantung koroner, kolesterol tinggi, dan asam urat tinggi.Jumlah makanan seimbang untuk setiap orang berbeda-beda tergantung dari usia, berat badan, jenis makanan, dan iklim. Berikut ini kebutuhan kalori sesuai dengan tingkat usia dan kebutuhan zat makanan seseorang.

 

PENYAKIT DEFISIENSI AKIBAT MAKANAN TIDAK SEIMBANG

  1. KEP ada 2 macam yaitu merasmus dan kwasiorkor.

a)   Merasmus adalah penyakit kelaparan atau kekurangan energi. Ciri-cirinya yaitu otot mengecil, tidak ada lapisan lemak dibawah kulit, wajah tampak tua, dan berat badan sangat berkurang.

b)   Kwasiorkor adalah penyakit yang disebabkan kekurangan protein. Ciri-cirinya yaitu otot tidak berkembang baik, kaki bengkok, rambut coklat dan mudah rontok, serta perut membuncit.

2.Rabun Senja (Xeroftalmia)

Penderita rabun senja tidak dapat melihat benda          disekelilingnya         pada waktu senja hingga akhir malam.

3.Penyakit Anemia (Kekurangan Sel Darah Merah)

Anemia disebabkan karena kekurangan zat besi di dalam tubuh sehingga kadar hemoglobin di dalam darah menjadi rendah.

4.Penyakit Gondok (Pembengkakan Kelenjar Godok)

Penyakit ini disebabkan karena kekurangan yodium dalam makanan dan terdapatnya kandungan kapur yang tinggi pada air     minum. Untuk memproduksi hormon tiroksin pada kelenjar gondok        diperlukan yodium. Jika kekurangan yodium, maka kelenjar gondok membengkak. Penderita penyakit gondok dapat  mengalami penurunan       kecerdasan dan pertumbuhan terhambat

Sistem Pencernaan pada Manusia

011713_1607_MakanandanS10.png

Proses pencernaan makanan meliputi dua tahap yaitu tahap pencernaan mekanis dan kimiawi.Pencernaan secara mekanis terjadi di dalam mulut yaitu ketika menguyah makanan hingga halus.Pencernaan makanan kimiawi terjadi di dalam usus yaitu makanan dipecah menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana oleh enzim-enzim pencernaan. Berdasarkan letak proses pencernaannya, pencernaan dibedakan menjadi 2 macam yaitu pencernaan ekstraseluler dan intraseluler. Proses pencernaan di dalam usus tergolong pencernaan di luar sel (ekstraseluler), karena bahan makanan itu dihancurkan ketika masih berada di luar sel.Pada organisme bersel satu terjadi proses pencernaan intraseluler, karena makanan akan dicerna setelah masuk ke dalam sel.

Mulut

 

011713_1607_MakanandanS11.png

Pada rongga mulut makanan dicerna secara mekanis dan kimiawi.Alat-alat pencernaan pada mulut adalah gigi, lidah, dan kelenjar air ludah.Tiap gigi umumnya terdapat puncak gigi atau mahkota gigi, leher gigi, akar gigi.Lapisan gigi paling luar disebut email.Di dalam email terdapat tulang gigi yang terbuat dari dentin yaitu jaringan yang berwarna kekuningan.Lapisan luar akar gigi disebut sementum (semen gigi).Di dalam gigi terdapat rongga gigi atau pulpa.Rongga pada bagian dalam gigi berisi serabut saraf dan pembuluh darah.Gigi mulai tumbuh pada bayi umur 6-7 bulan sampai 26 bulan.Gigi pada anak-anak disebut gigi susu. Gigi susu berjumlah 20 buah.Gigi orang dewasa disebut gigi tetap dan berjumlah 32 buah.Gigi seri berfungsi memotong makanan, gigi taring sebagai pengoyak, gigi geraham sebagai pengunyah.

Lidah berfungsi untuk:

  1. Membantu mengatur letak makanan saat dikuyah di dalam mulut.
  2. Membantu menelan makanan.
  3. Mengecap makanan, yaitu rasa asin, manis, pahit, dan masam.
  4. Peka juga terhadap dingin, panas, dan tekanan.
  5. Ludah dihasilkan oleh 3 pasang kelenjar ludah yang dialirkan melalui saluran ludah yang bermuara ke dalam rongga mulut.

 

Kelenjar Ludah

                  Ada 3 macam kelenjar ludah, yaitu kelenjar ludah parotid (di dekat         pelipis), kelenjar ludah rahang bawah dan kelenjar ludah bawah lidah.Ludah         mengandung air, lendir, garam, dan enzim ptialin.Enzim ptialin berfungsi         mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula yaitu maltosa dan glukosa.

Kerongkongan (esofagus)

Kerongkongan merupakan saluran panjang sebagai jalan makanan dari mulut menuju ke lambung. Panjang kerongkongan ± 20cm dan lebar ± 2cm. Kerongkongan dapat melakukan gerak peristaltik yaitu gerakan melebar, menyempit, bergelombang dan meremas-remas, untuk mendorong makanan masuk ke lambung.Selama di dalam esofagus, makanan tidak mengalami proses pencernaan.

Lambung (ventrikulus)

Lambung terletak di dalam rongga perut sebelah kiri di bawah sekat rongga badan. Lambung dapat dibagi menjadi tiga daerah, yaitu daerah kardiak, fundus dan pilorus.Makanan dicerna secara kimiawi di dalam lambung. Lambung juga melakukan gerak peristaltik untuk mengaduk-aduk makanan.Di bagian dinding lambung sebelah dalam terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan getah lambung. Getah lambung mengandung asam lambung (HCl) dan beberapa enzim-enzim pencernaan.Asam lambung berfungsi untuk membunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin.Pepsin merupakan enzim yang dapat  mengubah protein menjadi molekul-molekul yang lebih kecil.Sedikit demi sedikit makanan meninggalkan lambung menuju ke usus halus.Setelah 2 sampai 5 jam, lambung pun menjadi kosong.

Usus halus

Usus halus merupakan saluran pencernaan terpanjang yang terdiri dari tiga bagian, yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong  (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).Di dalam dinding usus dua belas jari terdapat saluran dari kantung empedu dan pankreas.Pankreas menghasilkan getah pankreas. Getah pankreas mengandung enzim amilase, tripsinogen, dan lipase.

Usus Kosong (Jejunum)

Panjang jejunum 1,5-1,75m. Di dalam jejunum, makanan menjadi bentuk bubur yang lumat dan encer karena mengalami pencernaan secara kimiawi oleh secara sempurna.

Usus Penyerapan (Ileum)

Panjang ileum 0,75-3,5m. Di dalam ileum, terjadi penyerapan (absorbsi) sari-sari makanan. Permukaan dinding ileum dipenuhi dengan bagian-bagian yang disebut jonjot-jonjot usus (vili) sehingga permukaan usus menjadi semakin luas dan penyerapan dapat berjalan baik.

Usus Besar (Kolon), Rektum, dan Anus

Usus besar memiliki tambahan usus yang disebut umbai cacing (apendiks). Peradangan pada usus tambahan tersebut disebut apendiksitis (usus buntu). Panjang usus besar  ± 1m.Usus besar berfungsi untuk mengatur kadar air sisa makanan.Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli yang membusukkan sisa-sisa makanan menjadi kotoran (feses).Dengan demikian kotoran menjadi lunak dan mudah dikeluarkan.

KELAINAN PADA SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

  1. Apenditis (usus buntu) adalah peradangan pada apendiks (umbai cacing) yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  2. Diare atau mencret adalah gangguan penyerapan air didalam usus besar sehingga ampas makanan yang dikeluarkan dari tubuh berwujud cair.
  3. Kolik adalah rasa sakit berulang-ulang karena kontraksi otot dinding lambung atau usus yang kuat.
  4. Peritonitis adalah luka dan peradangan pada selaput rongga perut. Peritonitis disebabkan oleh tukak lambung dan apendisitis yang kronis.
  5. Sembelit atau konstipasi adalah kesulitan membuang air besar disebabkan oleh feses yang keras. Muntah-muntah adalah keluarnya makanan dan cairan lambung melalui mulut yang disebabkan karena keracunan, mabuk perjalanan, dan gangguan peredaran darah.
  6. Ulkus (radang lambung) adalah peradangan dinding lambung akibat produksi asam lambung lebih banyak daripada jumlah makanan yang masuk.
  7. Kanker lambung, biasanya disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, merokok, dan sering mengkonsumsi makanan awetan.
  8. Kolitis atau radang usus besar, gejalanya berupa diare, kram perut, atau konstipasi, bahkan dapat terjadi pendarahan dan luka pada usus.

 

SISTEM PENCERNAAN HEWAN

Saluran pencernaan pada hewan memamah biak terdiri atas mulut, kerongkongan, perut besar (rumen), perut jala (retikulum), perut kitab (omasum), perut masam (abomasum), usus halus, usus besar, rektum dan anus.Makanan yang telah ditelan disimpan sementara di rumen, kemudian masuk ke dalam perut jala (retikulum).Di dalam perut jala makanan dicerna secara kimiawi dan dibentuk menjadi gumpalan kecil kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk di mamah kembali.Makanan yang sudah dimamah ditelan lagi dan masuk ke perut kitab (omasum) untuk digiling.

Sistem Pencernaan Burung

a)   Saluran pencernaan burung terdiri atas mulut, kerongkongan, tembolok, lambung kelenjar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, usus besar, rektum dan kloaka.

b)   Pada bagian mulut terdapat paruh yang kuat untuk mengambil makanan karena tidak mempunyai gigi

c)    Lidah burung kaku karena dilapisi zat tanduk.

d)   Lambung atau perut besar terdiri dari dua bagian yaitu lambung kelenjar di bagian depan dan lambung pengunyah atau empedal di bagian belakang.

Sistem Pencernaan Reptil

a)    Saluran pencernaan pada reptil terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan kloaka.

b)   Kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar ludah, pankreas, dan hati.

c)    Pada mulut reptil terdapat gigi, lidah dan ludah.

d)   Gigi-gigi tumbuh pada rahang atas dan rahang bawah.

e)    Pada ular berbisa terdapat gigi bisa atau gigi beracun

Sistem Pencernaan Amfibi

a)   Saluran pencernaan pada amfibi terdiri atas mulut, kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus (intestinum), dan kloaka.

b)   Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah,dan kelenjar ludah.

c)    Kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar ludah, hati dan pankreas.

d)   Gigi tumbuh pada rahang atas dan langit-langit yang disebut gigi vomer.

e)    Lidah pada katak bercabang dua dan berfungsi sebagai alat penangkap mangsa.

Sistem Pencernaan Ikan

a)   saluran pencernaan ikan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus.

b)   Di dalam rongga mulut ikan terdapat lidah pendek yang berada di dasar mulut. Gigi ikan tumbuh pada bagian rahang atas dan rahang bawah, bahkan ada yang tumbuh pada langit-langit mulut.

c)    Ikan tidak mempunyai kelenjar ludah tapi mempunyai kelenjar lendir dari mulutnya

d)   Lambung merupakan pelebaran dari saluran pencernaan

e)    Ikan mempunyai hati, kantung empedu serta saluran empedu yang bermuara ke dalam usus.

f)      Pankreas dan hati bersatu disebut hepatopankreas

Sistem Pencernaan Serangga

a)   Saluran pencernaan terdiri atas mulut, kerongkongan, tembolok, lambung pengunyah (empedal), lambung, usus, rektum, dan anus. Mulut belalang terdiri atas beberapa alat-alat mulut yaitu: bibir atas  (labrum), bibir bawah (labium), rahang atas (maksila), rahang bawah (mandibula)

b)   Bibir atas berfungsi sebagai alat pengecap.

c)    Bibir bawah mempunyai sepasang alat peraba.

d)   Rahang bawah mempunyai gigi yang tajam untuk mengunyah makanan.

e)    Rahang atas mempunyai sepasang gigi yang besar untuk memotong daun.

Sistem Pencernaan Cacing

a)   Saluran pencernaan cacing tanah terdiri atas mulut, kerongkongan, tembolok, empedal, usus dan anus.

b)   Makanan cacing tanah berupa humus.

c)    Di sekitar kerongkongan terdapat tiga pasang kelenjar kapur yang menghasilkan zat kapur guna menetralkan sifat asam makannya. Di dalam empedal, makanan dihaluskan secara mekanik dengan bantuan kerikil yang masuk bersama makanan

d)   Di dalam usus, makanan dicerna secara kimiawi.

e)    Saluran pencernaan Planaria terdiri dari mulut, esofagus dan sistem gastrovaskuler.

f)      Pada planaria, mulut terdapat pada tengah tubuh bagian ventral.

g)   Sistem pencernaan planaria disebut sistem gastrovaskuler, yang berarti perut yang bercabang-cabang membentuk saluran-saluran.

Sistem Pencernaan Protozoa

a)   Proses pencernaan makanan pada hewan bersel satu berlangsung di dalam sel itu sendiri. Contoh: Amoeba

b)   Makanan masuk ke dalam vakuola makanan melalui pelekukan ke dalam membran selnya. Di dalam vakuola ini makanan dicerna, sambil di edarkan ke seluruh tubuh

c)    Sari-sari makanan diserap dan sisa-sisa makanan berbentuk padat dikeluarkan dari membran selnya

d)   Sisa makanan berbentuk cair di keluarkan melalui vakuola berdenyut atau vakuola kontraktil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s